Saturday, April 22, 2017
Mading 2
suara jiwa pelopor7:13 PMMading 2 : Indahnya Indonesiaku Karya Ulya Nizar dan Hamada Kelas VIII-C Generasi 2016/2017
No comments
RA Kartini dan Kyai Sholeh Darat, Sejarah Bangsa yang Digelapkan Orientalis Belanda
suara jiwa pelopor12:12 PMRA Kartini dan Kyai Sholeh Darat, Sejarah Bangsa yang Digelapkan Orientalis Belanda
No comments
RA Kartini
dan Kyai Sholeh Darat,
Sejarah Bangsa yang Digelapkan Orientalis Belanda
“Selama ini Al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tak
mengerti sedikitpun maknanya. Tetapi sejak hari ini ia menjadi
terang-benderang sampai kepada makna tersiratnya, sebab Romo Kyai telah
menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami.”.
Salah satu murid Mbah Kyai Sholeh Darat yang terkenal, tetapi
bukan dari kalangan ulama adalah Raden Ajeng Kartini. Karena RA Kartini inilah
Mbah Sholeh Darat menjadi pelopor penerjemahan Al-Qur’an ke Bahasa Jawa.
Menurut catatan cucu Kyai Sholeh Darat (Hj. Fadhilah Sholeh), RA Kartini pernah
punya pengalaman tidak menyenangkan saat mempelajari Islam. Guru ngajinya
memarahinya karena dia bertanya tentang arti sebuah ayat Qur’an.
Biografi
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden
Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama.
Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah
dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi
ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hinggaHamengkubuwana VI. Ayah Kartini
pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial
waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan.
Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi
dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah
perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara
menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri.
Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya,
Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak
Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa.
Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese
Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda.
Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa
dipingit.
Surat
Curhat Galau
Dalam suratnya kepada Stella Zihandelaar bertanggal 6
November 1899, RA Kartini menulis;
Mengenai agamaku, Islam, aku harus menceritakan apa?
Islam melarang umatnya mendiskusikan ajaran agamanya dengan umat lain. Lagi
pula, aku beragama Islam karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat
mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?
Alquran terlalu suci; tidak boleh diterjemahkan ke dalam
bahasa apa pun, agar bisa dipahami setiap Muslim. Di sini tidak ada orang yang
mengerti Bahasa Arab. Di sini, orang belajar Alquran tapi tidak memahami apa
yang dibaca.
Aku pikir, adalah gila orang diajar membaca tapi tidak
diajar makna yang dibaca. Itu sama halnya engkau menyuruh aku menghafal Bahasa
Inggris, tapi tidak memberi artinya.
Aku pikir, tidak jadi orang soleh pun tidak apa-apa
asalkan jadi orang baik hati. Bukankah begitu Stella?
RA Kartini melanjutkan curhat-nya, tapi kali ini dalam surat
bertanggal 15 Agustus 1902 yang dikirim ke Ny Abendanon.
Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang
tidak tahu apa perlu dan manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Alquran,
belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku
mengerti artinya.
Jangan-jangan, guruku pun tidak mengerti artinya.
Katakanlah kepada aku apa artinya, nanti aku akan mempelajari apa saja. Aku
berdosa. Kita ini teralu suci, sehingga kami tidak boleh mengerti apa artinya.
Bertemu Kyai Sholeh Darat
Kalau membaca surat surat Kartini yang diterbitkan oleh
Abendanon dari Belanda, terkesan Raden Ajeng Kartini sudah jadi sekuler dan
penganut feminisme. Namun kisah berikut ini semoga bisa memberi informasi baru
mengenai apresiasi Kartini pada Islam dan Ilmu Tasawuf.
Mengapa? Karena dalam surat surat RA Kartini yang notabene
sudah diedit dan dalam pengawasan Abendanon yang notabene merupakan aparat
pemerintah kolonial Belanda plus Orientalis itu, dalam surat surat Kartini beliu
sama sekali tidak menceritakan pertemuannya dengan Kyai Sholeh bin Umar dari
Darat, Semarang — lebih dikenal dengan sebutan Kyai Sholeh Darat.
Alhamdullilah, Ibu Fadhila Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat, tergerak menuliskan
kisah ini.
Takdir, menurut Ny Fadihila Sholeh, mempertemukan Kartini
dengan Kyai Sholel Darat. Pertemuan terjadi dalam acara pengajian di rumah
Bupati Demak Pangeran Ario Hadiningrat, yang juga pamannya.
Kemudian ketika berkunjung ke rumah pamannya, seorang Bupati
Demak, RA Kartini menyempatkan diri mengikuti pengajian yang diberikan oleh
Mbah Sholeh Darat. Saat itu beliau sedang mengajarkan tafsir Surat al-Fatihah.
RA Kartini menjadi amat tertarik dengan Mbah Sholeh Darat.
Kyai Sholeh Darat memberikan ceramah tentang tafsir
Al-Fatihah. Kartini tertegun. Sepanjang pengajian, Kartini seakan tak sempat
memalingkan mata dari sosok Kyai Sholeh Darat, dan telinganya menangkap kata
demi kata yang disampaikan sang penceramah.
Ini bisa dipahami karena selama ini Kartini hanya tahu
membaca Al Fatihah, tanpa pernah tahu makna ayat-ayat itu.
Setelah pengajian, Kartini mendesak pamannya untuk
menemaninya menemui Kyai Sholeh Darat. Sang paman tak bisa mengelak, karena
Kartini merengek-rengek seperti anak kecil. Berikut dialog Kartini-Kyai Sholeh.
“Kyai, perkenankan saya bertanya bagaimana hukumnya apabila
seorang berilmu menyembunyikan ilmunya?” Kartini membuka dialog.
Kyai Sholeh tertegun, tapi tak lama. “Mengapa Raden Ajeng
bertanya demikian?” Kyai Sholeh balik bertanya.
“Kyai, selama hidupku baru kali ini aku berkesempatan
memahami makna surat Al Fatihah, surat pertama dan induk Al Quran. Isinya
begitu indah, menggetarkan sanubariku,” ujar Kartini.
Kyai Sholeh tertegun. Sang guru seolah tak punya kata untuk
menyela. Kartini melanjutkan; “Bukan buatan rasa syukur hati ini kepada Allah.
Namun, aku heran mengapa selama ini para ulama melarang keras penerjemahan dan
penafsiran Al Quran ke dalam Bahasa Jawa. Bukankah Al Quran adalah bimbingan
hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?”
Dialog berhenti sampai di situ. Ny Fadhila menulis Kyai
Sholeh tak bisa berkata apa-apa kecuali subhanallah. Kartini telah menggugah
kesadaran Kyai Sholeh untuk melakukan pekerjaan besar; menerjemahkan Alquran ke
dalam Bahasa Jawa.
Habis
Gelap Terbitlah Terang
Dalam pertemuan itu RA Kartini meminta agar Qur’an
diterjemahkan karena menurutnya tidak ada gunanya membaca kitab suci yang
tidak diketahui artinya. Tetapi pada waktu itu penjajah Belanda secara
resmi melarang orang menerjemahkan al-Qur’an. Mbah Sholeh Darat melanggar
larangan ini, Beliau menerjemahkan Qur’an dengan ditulis dalam huruf “arab
gundul” (pegon) sehingga tak dicurigai penjajah.
Kitab tafsir dan terjemahan Qur’an ini diberi nama Kitab
Faidhur-Rohman, tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Jawa dengan
aksara Arab. Kitab ini pula yang dihadiahkannya kepada R.A. Kartini pada saat
dia menikah dengan R.M. Joyodiningrat, seorang Bupati Rembang.
Kartini amat menyukai hadiah itu dan mengatakan:
“Selama ini Al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tak
mengerti sedikitpun maknanya. Tetapi sejak hari ini ia menjadi
terang-benderang sampai kepada makna tersiratnya, sebab Romo Kyai telah
menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami.”
{inilah dasar dari buku “Habis gelap terbitlah terang” bukan
dari sekumpulan surat menyurat beliau,.. sejarah telah di simpangkan, (penulis
red)}.
Melalui terjemahan Mbah Sholeh Darat itulah RA Kartini
menemukan ayat yang amat menyentuh nuraninya yaitu:
Orang-orang beriman dibimbing Alloh dari gelap menuju
cahaya (Q.S.
al-Baqoroh: 257).
Dalam banyak suratnya kepada Abendanon, Kartini banyak
mengulang kata “Dari gelap menuju cahaya” yang ditulisnya dalam bahasa Belanda:
“Door Duisternis Toot Licht.” Oleh Armijn Pane ungkapan ini diterjemahkan
menjadi “Habis Gelap Terbitlah Terang,” yang menjadi judul
untuk buku kumpulan surat-menyuratnya.
Surat yang diterjemahkan Kyai Sholeh adalah Al Fatihah sampai
Surat Ibrahim. Kartini mempelajarinya secara serius, hampir di setiap waktu
luangnya. Namun sayangnya penerjemahan Kitab Faidhur-Rohman ini
tidak selesai karena Mbah Kyai Sholeh Darat keburu wafat.
Kyai Sholeh membawa Kartini ke perjalanan transformasi spiritual.
Pandangan Kartini tentang Barat (baca: Eropa) berubah. Perhatikan surat Kartini
bertanggal 27 Oktober 1902 kepada Ny Abendanon.
Sudah lewat masanya, semula kami mengira masyarakat Eropa
itu benar-benar yang terbaik, tiada tara. Maafkan kami. Apakah ibu menganggap
masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik yang
indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal yang sama sekali tidak patut
disebut peradaban.
Tidak sekali-kali kami hendak menjadikan murid-murid kami
sebagai orang setengah Eropa, atau orang Jawa kebarat-baratan.
Dalam suratnya kepada Ny Van Kol, tanggal 21 Juli 1902,
Kartini juga menulis;
Saya bertekad dan berupaya memperbaiki citra Islam, yang
selama ini kerap menjadi sasaran fitnah. Semoga kami mendapat rahmat, dapat
bekerja membuat agama lain memandang Islam sebagai agama disukai.
Lalu dalam surat ke Ny Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903,
Kartini menulis;
Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba
Allah.
(Berbagai sumber)
* Kyai Sholeh Darat Semarang adalah
guru para ulama besar di indonesia diantaranya: KH. A.Dahlan (pendiri
muhamadiyah) KH. Hasyim Asyari (pendiri Nahdlatul Ulama NU)
Friday, April 21, 2017
Cerita Inspiratif : Seperti Kupu Kupu
Cerita
Inspiratif :
Seperti Kupu Kupu
Akhirnya orang tersebut memutuskan
untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari
kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung
dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia
berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar
sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan
berjalannya waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu
menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan
sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti
dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang
menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil
adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam
sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang, begitu dia memperoleh
kebebasan dari kepompong tersebut. Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang
kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup
tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita
mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita
dan harapan yang kita mintakan. Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang”.
Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang. Kita memohon Kekuatan. Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.
Kita memohon kebijakan, dan Tuhan
memberi kita Berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah
bijaksana. Kita memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga
untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran. Kita memohon Keteguhan
Hati, dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi. Kita memohon Cinta, dan Tuhan memberi
kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai. Kita Memohon
kemurahan / kebaikan hati, dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang
silih berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing
Kita, Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya
tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan? Kadang Tuhan tidak memberikan yang
kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita,
kebanyakan kita tidak mengerti / mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana
Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.
Perjalanan JAUH dalam Hidup Manusia: JALAN KITA MASIH PANJANG.... MASIHKAH ADA WAKTU TERSISA??!
Perjalanan
JAUH dalam Hidup Manusia :
JALAN
KITA MASIH PANJANG....
MASIHKAH
ADA WAKTU TERSISA??!
Lihat posisi kita..
Perjalanan yang sudah kita lewati..
Tahapan berikutnya yang akan kita jalani..
Pintunya adalah... MATI
Setiap hari satu persatu sudah dipanggil kembali..
Kita pun masuk dalam jadwal antri..
Sudah siap bekal kita?
Ibadah sudah banyak?
Jiwa raga sudah bersih?
Atau....
Justru yang haram masih nempel disini dan disana?
Belepotan dalam tipu daya dunia..
Sayangnya Jadwal antrian dirahasiakan oleh Allah dan malaikatnya..
Yang tua bisa duluan..
Yang muda pun banyak yang tiba-tiba nyalip di depan..
Semua akan dipertanggungjawabkan..
Diujung sana hanya dua pilihannya..
Mau surga
Atau neraka..
Bola di tangan kita..
Selamat merenung di malam kelam..
Semoga menemukan jalan pulang..
Kita pun masuk dalam jadwal antri..
Sudah siap bekal kita?
Ibadah sudah banyak?
Jiwa raga sudah bersih?
Atau....
Justru yang haram masih nempel disini dan disana?
Belepotan dalam tipu daya dunia..
Sayangnya Jadwal antrian dirahasiakan oleh Allah dan malaikatnya..
Yang tua bisa duluan..
Yang muda pun banyak yang tiba-tiba nyalip di depan..
Semua akan dipertanggungjawabkan..
Diujung sana hanya dua pilihannya..
Mau surga
Atau neraka..
Bola di tangan kita..
Selamat merenung di malam kelam..
Semoga menemukan jalan pulang..
Thursday, April 20, 2017
Disiplin Diri Kunci Meraih Kesuksesan
Disiplin Diri Kunci Meraih Kesuksesan
Setiap orang
pasti menginginkan hidupnya sukses. Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan apakah
semua orang mengetahui apa makna sukses itu sebenarnya? Sukses bukan berarti
orang yang hartanya melimpah, memiliki mobil banyak, rumah mewah, atau yang
lainnya. Namun, tidak dipungkiri bahwa orang yang hidupnya sukses semua
kebutuhan hidupnya terpenuhi. Sukses tidak hanya dalam bentuk materi saja, tapi
juga dalam bentuk nonmateri. Sukses dapat diartikan sebagai tujuan atau keinginan-keinginan
yang telah tercapai yang diraih dengan kerjakeras dan sungguh-sungguh. Selain
itu, dapat bermanfaat baik untuk diri sendiri, orangtua, masyarakat, bahkan
bangsa dan negara.
Bukan orang
sukses namanya apabila tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup. Kegagalan
bagi orang sukses dianggap sebagai langkah awal menuju keberhasilan, ia
menjadikan kegagalan tersebut untuk berintrospeksi diri. Dapat kita lihat
orang-orang sukses yang terkenal hingga seluruh dunia, seperti penemu
bola lampu, Thomas A. Edison. Sebelum ia berhasil menyalakan lampu pertamanya,
ia melakukan ribuan kali eksperimen yang selalu berakhir dengan kegagalan,
namun ia tidak pernah berhenti dan menyerah begitu saja.
Banyak hal yang
dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan. Setiap orang pasti memiliki cara yang
berbeda-beda dalam meraih kesuksesan. Secara umum, kebiasaan-kebiasaan yang
sering dilakukan seperti disiplin diri, pantang menyerah, berpikir positif,
yakin pada diri sendiri, ulet, mempunyai komitmen, berani untuk melangkah,
mensyukuri apa yang didapatkan, dan masih banyak kebiasaan lain yang dapat
dilakukan.
Satu dari
sekian banyak kebiasaan dari orang sukses yang terpenting yaitu disiplin diri.
Orang yang menginginkan kesuksesan, tapi malas untuk mendisiplinkan diri maka
akan mustahil jika ia akan sukses. Sukses tidak selalu berpihak kepada
orang-orang yang pintar atau jenius, bahkan kejeniusan itu akan menjadi
biasa-biasa saja apabila ia tidak memiliki kekuatan disiplin diri, lain halnya
dengan orang yang memiliki kemampuan biasa tapi memiliki komitmen untuk
membiasakan hidup disiplin.
Semua orang
sukses pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya. Dalam proses
pencapaian diperlukan rancangan yang matang untuk melangkah. Rancangan tersebut
harus dilakukan secara konsisten dan diperlukan disiplin diri yang kuat agar
dapat memetik hasil dari perbuatan yang telah dilakukan. Disiplin terhadap diri
sendiri dalam melakukan langkah-langkah sesuai jadwal yang telah dibuat untuk
meraih kesuksesan itu merupakan hal yang mendasar. Ketidakdisiplinan,
kemalasan, atau sikap menunda-nunda akan menjauhkan diri dari sasaran yang
ingin dicapai.
Dalam proses
meraih kesuksesan, setiap orang pasti akan menemui halangan dan rintangan.
Orang yang mempunyai tujuan yang jelas serta selalu berpegang teguh dan ulet
dalam menjalaninya, maka ia akan mampu melewati segala hambatan dan rintangan
tersebut dalam bentuk apapun.
Disiplin diri merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Usaha kecil yang dilakukan dengan disiplin akan memberikan manfaat yang luar biasa. Hal itu dapat kita temukan pada tetesan air yang dapat membuat batu yang keras menjadi berlubang, sepintas peristiwa tersebut mustahil terjadi karena tetesan air yang menetes begitu lembut dibanding dengan batu yang keras. Namun, tetesan air berjatuhan secara teratur itulah yang mengakibatkan batu menjadi berlubang.
Disiplin diri merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Usaha kecil yang dilakukan dengan disiplin akan memberikan manfaat yang luar biasa. Hal itu dapat kita temukan pada tetesan air yang dapat membuat batu yang keras menjadi berlubang, sepintas peristiwa tersebut mustahil terjadi karena tetesan air yang menetes begitu lembut dibanding dengan batu yang keras. Namun, tetesan air berjatuhan secara teratur itulah yang mengakibatkan batu menjadi berlubang.
Disiplin diri
erat kaitannya dengan manajemen waktu. Orang yang mampu memanfaatkan waktunya
dengan baik kemungkinan besar ia akan sukses. Pada umumnya, orang yang seperti
ini tidak suka menunda-nunda pekerjaan, selalu berusaha tepat waktu dalam
setiap kegiatan, tidak menyia-nyiakan waktu apabila ada waktu luang, dan bijak
membagi waktu antara bekerja, menuntut ilmu, dan istirahat. Kebanyakan orang
gagal disebabkan ketidakmampuannya dalam memanajemen waktu dengan baik.
Sebenarnya kemampuan kita untuk selalu efektif dan efisien dalam memanfaatkan
waktu yang dimiliki akan menjadi kekuatan untuk menguasai manajemen waktu dengan
optimal. Ini tercipta dari disiplin yang kuat dalam memanfaatkan setiap detik
waktu yang tersedia untuk hal-hal yang telah direncanakan. Hal itu disebabkan
manusia yang cenderung bermalas-malasan, menunda-nunda pekerjaan, tidak mau
berusaha tapi menginginkan hasil yang maksimal, menganggap setiap pekerjaan
yang dilakukan sebagai beban, dan cepat merasa bosan apabila pekerjaan yang
dilakukan hanya itu-itu saja.
Kesuksesan
tidak dapat diraih secara instant. Seorang pemain sepakbola kelas dunia saja
membutuhkan waktu latihan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk belajar
menguasai seluruh teknik dalam permainan sepakbola, diperlukan kesungguhan dan
disiplin diri yang kuat hingga menjadi pemain kelas dunia. Begitu juga dengan
seorang anak yang sedang belajar berjalan. Dimulai dari merangkak ia belajar
untuk berdiri, jatuh bangun hingga kadang ia terluka, tapi ia tetap terus
berusaha, tiada hari tanpa berlatih hingga akhirnya ia mampu untuk berjalan
sendiri. Sama halnya dengan perenang, juru masak, ilmuwan, pengusaha, dan lain
sebagainya.
Apabila kita
telah meraih suatu kesuksesan, jangan merasa cepat puas dan terlena dengan apa
yang diraih. Hal tersebut akan menjadikan kita tidak berkembang karena tidak
ada keinginan untuk menjadi yang lebih baik dari apa yang diraih sebelumnya.
Orang yang merasa cepat puas cenderung lalai dalam mempersiapkan dirinya
kedepan, terlebih mengingat kondisi zaman yang selalu berubah dengan cepat.
Disiplin diri
harus ditanamkan sejak dini. Tentu tidak mudah untuk menerapkan disiplin dalam
hidup kita. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan disiplin dalam
diri, seperti menetapkan target jangka pendek untuk dicapai dalam waktu dekat,
mengurutkan prioritas yang ingin segera dilakukan, membuat jadwal tertulis
mengenai hal-hal yang ingin dikerjakan, berusaha untuk selalu hidup disiplin
dalam berbagai program yang telah disusun. Kesuksesan tidak akan diraih hanya
dengan mimpi dan angan-angan tanpa diaplikasikan melalui tindakan. Namun,
melalui mimpi itulah cara kita untuk menemukan semangat dan motivasi dalam
menggapai kesuksesan. Beranilah untuk bermimpi dan wujudkanlah mimpi itu
kedalam tindakan-tindakan dengan disiplin diri yang kuat. maka kita akan
menjadi orang yang sukses.
7 Manfaat Dahsyat Minum Air Putih Di Pagi Hari
7
Manfaat Dahsyat Minum Air Putih Di Pagi Hari
Air
putih merupakan salah satu minuman segar dan sangat menyehatkan bagi seluruh
anggota tubuh anda. Tak bisa di bayangkan, jika tubuh kekurangan cairan atau
air putih dalam jangka waktu yang relatif lama. Haus merupakan salah satu
respon tubuh yang membutuhkan asupan cairan dalam waktu segera. Berdasarkan
faktanya, seluruh organ tubuh manusia membutuhkan cairan atau air dalam jumlah
yang cukup untuk menunjang berbagai aktivitas yang dilakukan. Waktu terbaik
untuk mulai mencukupi kebutuhan air putih yaitu di pagi hari. Lalu, apa saja
manfaat dahsyat minum air putih di pagi hari bagi kesehatan tubuh anda...???.
Sahabat, tips kesehatan. Idealnya seseorang
membutuhkan 8 (delapan) gelas air putih per harinya. Ini dikarenakan, banyak
sekali aktivitas yang dilakukan yang dapat menguras tenaga dan cairan yang
berada di dalam tubuh. Jika kebutuhan air putih tidak terpenuhi, maka akan
mengakibatkan seseorang menjadi lebih cepat capek dan kurang produktif. Pagi
hari setelah bangun dari tidur merupakan waktu yang tepat untuk mulai minum air
putih tersebut. Tips kesehatan kali ini akan mengulas berbagai manfaat minum
air putih di pagi hari. Berikut ini 7 manfaat dahsyat minum air putih di pagi
hari. :
1.
Selalu Tampil Awet Muda. Faktanya, minum
air putih di pagi hari sangat efektif membuang dan membersihkan racun yang
berada di darah melalui keringat dan urine. Sehingga tubuh akan lebih sehat dan
segar sepanjang hari.
2.
Peremajaan Otot Dan Sel-Sel Darah Anda.
Minum air putih di pagi hari bermanfaat untuk memperbaharui organ otot serta
seluruh sel darah di tubuh.
3. Penyeimbang Sistem Getah Bening. Saat
sistem getah bening dapat bekerja dengan optimal, maka tubuh akan memiliki
kekuatan lebih untuk melawan infeksi yang dapat menganggu kualitas kesehatan
tubuh yang anda miliki.
4.
Memperlancar Buang Air Besar. Bagi
seseorang yang mengalami sembelit atau susah buang air besar di pagi hari, maka
sebaiknya minum air putih saat bangun tidur yang mana bertujuan untuk membantu
melancarkan buang air besar tersebut.
5.
Mengontrol Berat Badan Tubuh. Berat
badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Bagi anda yang ingin
menyesuaikan berat badan yang proporsional, maka mulailah mencukupi kebutuhan
air putih di pagi hari.
6.
Miliki Usus Besar Yang Sehat. Usus besar
merupakan salah satu organ di sistem pencernan kita. Dengan minum air putih di
pagi hari. akan berdampak positif untuk kesehatan usus besar. Sehingga
penyerapan nutrisi makanan dapat berjalan dengan baik pula.
7. Organ Ginjal Yang Lebih Sehat. Mencukupi kebutuhan
asupan air putih di pagi hari dapat membantu meringankan kerja organ ginjal
sekaligus menjaga kesehatan organ ginjal tersebut.













